Investor Global Dukung Reformasi Hukum dan Pasar Modal Indonesia
Sumber Foto: Radio Idola Semarang
Hukum

Investor Global Dukung Reformasi Hukum dan Pasar Modal Indonesia

Washington DC, Idola 92.6 FM-Pemerintah saat ini tengah fokus dalam reformasi pasar modal Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk penguatan kepercayaan investor global.

Penguatan pasar modal yang dilakukan pemerintah ini juga mendapat apresiasi dari para investor global. Hal ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto ketika mengadakan pertemuan dengan para pengusaha di Amerika Serikat.

“Memang banyak sekali tambahan, dan ini sekarang sedang kita bicarakan, reformasi yang dilakukan di pasar modal. Bahwa pasar modal sangat penting untuk bisa meningkatkan confidence,” ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir di Washington DC, ditulis Sabtu (21/2).

Menurutnya, dalam berbagai pertemuan dengan investor global, isu confidence building atau pembangunan kepercayaan menjadi topik utama. Para investor, kata dia, sangat mengapresiasi penekanan pemerintah terhadap penguatan sistem hukum dan kepastian hukum.

Hal ini dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

“Mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system,” jelasnya.

Kata Pandu, gagi investor global, kepastian hukum bukan sekadar formalitas, melainkan elemen krusial dalam pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

Dengan sistem hukum yang kuat dan transparan, risiko dapat dikelola lebih baik, sehingga aliran modal pun menjadi lebih stabil.

Apresiasi Pembentukan Danantara

Tak hanya itu, Pandu menceritakan, pembentukan Danantara juga menjadi sorotan positif di mata investor internasional. Ia menyebut, banyak investor yang melihat Danantara sebagai calon mitra strategis.

Skema kemitraan ini dinilai sejalan dengan praktik global, di mana investor besar kerap bekerja sama dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

“Mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan. Ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka karena mereka juga sudah sangat terbiasa bermitra dengan sovereign wealth fund lain di dunia,” ungkapnya.

Pandu menambahkan, keinginan investor global saat ini bukan sekadar menanamkan modal secara langsung, melainkan membangun partnership jangka panjang.

Dalam konteks ini, Danantara dipandang sebagai jembatan strategis antara modal global dan peluang investasi domestik. (her/dav)

Bagikan

Facebook X WhatsApp Copy URL Telegram LINE Email Print

Artikel sebelumnya Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Dunia di AS: Indonesia Bukan Lagi “Sleeping Giant”

Artikel selanjutnya Dari Energi Bersih hingga AI, Investor Global dari AS Siap Masuk Indonesia

Radio Idola Semarang

Mengusung jurnalisme positif dalam pemberitaan dan aktif mengimbangi negativity bias, serta mendukung program komunikasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

TERKAIT

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Dunia di AS: Indonesia Bukan Lagi “Sleeping Giant”

Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia, Nanti Menyesal

IHSG Kinclong di Perdagangan Pertama 2026, Optimisme Investor Terus Meningkat

Resmikan Investasi LOTTE Rp62 T di Cilegon, Prabowo: Ini Bukti Kepercayaan Dunia pada Indonesia

Stasiun Alastua, Gerbang Baru Mobilitas dan Investasi di Timur Semarang

Saham Teknologi Jadi Primadona Investor Muda di Semarang