Jokowi Bicara Tentang Isu Ijazah Palsu dan Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka
Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan mengenai isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepada dirinya dan putranya bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari agenda politik yang lebih besar.
Jokowi menyatakan bahwa ada 'tokoh besar' yang berperan di balik kedua isu tersebut, dan ia meyakini bahwa publik sudah mengetahui siapa sosok yang dimaksud. Pernyataan ini disampaikan Jokowi merespons komentar dari Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, yang menduga adanya pihak yang berperan dalam penyebaran isu ijazah palsu.
"Kan saya sudah sampaikan. Feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan," ungkap Jokowi dalam tayangan video yang dipublikasikan di kanal YouTube Tribunnews.com pada Jumat, 25 Juli 2025.
Di samping itu, Jokowi juga menyoroti laporan mengenai skripsi palsu yang dilaporkan oleh Rismon Sianipar di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan perkembangan terbaru mengenai kasus ijazah di Polda Metro Jaya. Ia menyatakan komitmennya untuk mengikuti proses hukum terkait laporan tersebut.
Jokowi tidak memberikan nama spesifik terkait sosok yang diduga terlibat dalam isu ijazah palsu, tetapi menegaskan bahwa informasi tersebut sudah diketahui banyak orang. "Ya semua sudah tahu," ujarnya singkat.




