Kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sumber Foto: Tribunnews.com
Teknologi

Kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno Diduga Akibat Korsleting Listrik

Laporan Wartawan

TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SETU - Kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan, Senin (9/2/2026) dini hari.

Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik hubungan arus pendek listrik pada bangunan gudang.

"Penyebab dari kebakaran tersebut dugaan sementara dari hubungan arus pendek listrik gedung tersebut,” ujar Dhady saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Dhady menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di gudang milik PT Biotek Saranatama yang berlokasi di Blok K3 Nomor 37, Setu, Kota Tangerang Selatan.

Dhady mengatakan kebakaran pertama kali diketahui petugas keamanan kawasan. Saksi bernama Rehan yang tengah berjaga melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam gudang.

"Selanjutnya Rehan melaporkan kejadian tersebut ke Danru Security yang bernama Anam bahwa telah terjadi kebakaran di gudang PT Biotek Saranatama, serta menghubungi Dinas Damkar Tangsel,” ujar Dhady.

Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dan 75 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

Gudang yang terbakar merupakan bangunan satu lantai yang digunakan untuk menyimpan pestisida cair dan bubuk dengan jumlah sekitar 15 hingga 20 ton.

Meski demikian, Dhady memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini,” ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dhady menyebut lima orang saksi telah diperiksa dan proses identifikasi dilakukan oleh tim Inafis Polres Tangerang Selatan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (m30)