Kementerian Kebudayaan Perkuat Sinergi untuk Kembangkan Ekonomi Budaya
Sumber Foto: ANTARA News
Ekonomi

Kementerian Kebudayaan Perkuat Sinergi untuk Kembangkan Ekonomi Budaya

waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan memperkuat kolaborasi dengan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dalam upaya pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan di berbagai daerah, khususnya melalui revitalisasi museum, cagar budaya, serta penguatan ekosistem ekonomi budaya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, menekankan bahwa sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam memajukan kebudayaan nasional berbasis pusaka dan warisan budaya.

"Kita ingin kebudayaan tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi dan identitas bangsa," ujar Menbud Fadli Zon.

Baca juga: Museum NTB jembatani dialog kolektor Australia dan Menteri Kebudayaan

Kerja sama terssebut diharapkan tidak hanya berupa kegiatan seremonial, namun, juga bisa berkontribusi membangun sistem pelestarian kebudayaan yang berkelanjutan.

Pemerintah tengah mendorong percepatan penetapan cagar budaya nasional serta warisan budaya tak benda, termasuk pengusulan kepada UNESCO. Menurut dia selain pengusulan baru, Indonesia juga akan mengusulkan melalui skema extension list (perluasan pada warisan yang sudah terdaftar) dan joint nomination (nominasi bersama).

Menbud turut menyampaikan pemerintah juga menyiapkan berbagai instrumen pendanaan dan dukungan program, seperti Dana Indonesiana serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik untuk museum, taman budaya, dan cagar budaya di daerah.

Fadli Zon menambahkan bahwa museum dan taman budaya menjadi infrastruktur penting yang perlu direvitalisasi secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Beberapa kota yang disebut memiliki potensi besar dalam penguatan ekosistem budaya antara lain Yogyakarta, Banda Aceh, Ternate, dan Ambon.

Di Ternate, misalnya, Fadli Zon menilai potensi pengembangan museum bertema tokoh naturalis Alfred Wallace dapat menjadi daya tarik baru, sementara di Ambon pemerintah berencana memperingati 400 tahun tokoh ilmuwan Georg Eberhard Rumphius.

"Program tidak boleh berhenti pada kegiatan saja. Kita harus membangun ekosistem budaya di setiap sektor, menuju ekonomi budaya ke depan," kata Fadli.

Dia juga menekankan bahwa pemerintah terbuka terhadap kolaborasi lintas daerah dan lembaga, kolaborasi pusat dan daerah harus terus diperkuat. Pertemuan juga menyoroti potensi kebudayaan yang membutuhkan pendampingan teknis dan dukungan pelestarian.

Baca juga: Kemenbud upayakan pendanaan berkelanjutan pelestarian cagar budaya

Baca juga: Anggota DPR dorong kemajuan budaya dan ekonomi kreatif Dongko

Baca juga: Menekraf dorong Galeri Budaya jadi modal pembangunan ekonomi kreatif

Pewarta: Sinta Ambarwati

Editor: Natisha Andarningtyas

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.