Klarifikasi Klaim Keliru: Perubahan Iklim dan One Health Bukan Agenda Komunis
Sebuah video yang diunggah di Instagram mengklaim bahwa perubahan iklim merupakan langkah menuju sistem komunis yang dikuasai oleh negara absolut. Klaim ini didukung oleh narasi yang mencakup cuplikan pemberitaan berbahasa Inggris dan pidato seorang ahli geologi Australia, Ian Plimer.
Video tersebut menegaskan bahwa perubahan iklim diatur oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui kebijakan yang telah ada sejak pandemi, dengan istilah "One Health" sebagai pengendali utamanya. Dalam narasi yang disampaikan, One Health dianggap sebagai pendekatan yang menggabungkan aspek kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem di bawah satu payung.
Pemeriksaan Fakta
Untuk memahami kebenaran klaim tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan fakta.
Klaim 1: One Health untuk Mengendalikan Dunia
Faktanya, One Health bukanlah kebijakan untuk menguasai dunia atau mengarah kepada komunisme. Konsep ini merupakan pendekatan terpadu yang bertujuan menyeimbangkan dan mengoptimalkan kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem secara berkelanjutan. Panel Pakar Tingkat Tinggi One Health menjelaskan dalam artikelnya, "One Health: A new definition for a sustainable and healthy future," bahwa pendekatan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan kesehatan secara holistik.
Sejarah One Health dapat ditelusuri kembali ke abad ke-19, dengan Rudolf Virchow sebagai salah satu pelopor yang meneliti hubungan antara kesehatan manusia dan hewan. Meskipun istilah ini baru dikenal secara luas pada awal 2000-an, prinsip-prinsip yang mendasarinya telah ada jauh sebelumnya.
Pertemuan Wildlife Conservation Society pada tahun 2004 menghasilkan 7 Prinsip Manhattan yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menanggapi penyakit. Pendekatan ini dianggap penting karena permasalahan kesehatan saat ini sering kali kompleks dan melibatkan berbagai faktor.
Klaim 2: Perubahan Iklim Terkait dengan Komunisme
Perubahan iklim, menurut akun resmi PBB, merujuk pada perubahan suhu dan pola cuaca jangka panjang yang disebabkan oleh aktivitas manusia, terutama sejak era industri. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas menghasilkan emisi gas rumah kaca yang memicu perubahan iklim. Konsekuensi dari perubahan ini termasuk kekeringan, kelangkaan air, kebakaran hutan, dan penurunan keanekaragaman hayati.
Tindakan untuk mengatasi perubahan iklim tidak ada kaitannya dengan ideologi politik tertentu. Sebaliknya, langkah-langkah ini dianggap penting untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan. Laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) PBB menyatakan bahwa perubahan iklim merupakan bencana yang mengancam kehidupan di seluruh dunia.
Berdasarkan pemeriksaan fakta ini, narasi dalam video yang mengaitkan perubahan iklim dengan agenda komunisme melalui One Health adalah keliru. One Health adalah pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, sedangkan upaya untuk mengatasi perubahan iklim adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan hidup di planet ini.




