Mahasiswa Internasional UTM Jalin Kerja Sama Budaya di Pesantren Madura
Sumber Foto: Tribunmadura.com
Internasional

Mahasiswa Internasional UTM Jalin Kerja Sama Budaya di Pesantren Madura

Agenda Nasional - Ringkasan Berita:

11 mahasiswa internasional UTM Bangkalan kunjungi pesantren di Pamekasan dan Sampang.

International Friendship Event dorong dialog budaya dan kolaborasi lintas negara.

Ponpes Puncak Darussalam Pamekasan perkenalkan kartu digital Enu-Qood bersaldo Rp 100 ribu.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Sejumlah 11 mahasiswa internasional Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan dalam dua hari terakhir melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Pamekasan dan Sampang, Madura.

Mengusung tagline, 'Explore Cultures, Expand Minds, and Connect Hearts,' kegiatan ini mendorong para peserta untuk saling mengenal lebih dekat tentang kehidupan di pesantren, dialog antarbudaya, pertukaran gagasan, serta pengalaman belajar lintas latar belakang.

Dalam International Friendship Event di Bulan Ramadan itu, UTM menggandeng Ponpes Puncak Darussalam Pamekasan sebagai mitra utama.

Para mahasiswa internasional UTM itu berasal dari Afganistan, Malaysia, Pakistan, Tajikistan, dan Timor Leste.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni UTM, Surokim Abdussalam, mengungkapkan, kegiatan yang digelar pada 25-26 Februari 2026 tersebut menjadi ruang perjumpaan antara mahasiswa internasional UTM dengan para santri dalam suasana dialog yang hangat dan terbuka.

"Sebagaimana tagline yang kami usung, 'Explore Cultures, Expand Minds, and Connect Hearts,' kegiatan ini mendorong para peserta untuk saling mengenal lebih dekat tentang lingkungan pesantren dan para santri,," ungkap Surokim, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, para santri memperoleh pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Interaksi tersebut menghadirkan diskusi tentang budaya, pendidikan, hingga nilai-nilai sosial yang hidup di masing-masing lingkungan.

"Kesempatan ini juga sebagai upaya mempererat hubungan antarpeserta. Sehingga menciptakan atmosfer kebersamaan yang lebih kuat, mencerminkan semangat persahabatan lintas bangsa yang menjadi tujuan utama kegiatan ini," pungkas Surokim.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan pembuka dilaksanakan di Aula Pertemuan Ponpes Puncak Darussalam, Pamekasan.

Para mahasiswa internasional UTM kemudian mengunjungi sejumlah ponpes di Pamekasan, seperti Ponpes Banyuanyar, Ponpes Darul Ulum, Ponpes Al Mujtama,' serta Institut Darul Ulum Banyuanyar (IDB).

Kepala Pusat Hubungan Internasional UTM, Ahmad Cholil menambahkan, International Friendship Event sejalan dengan komitmen UTM sebagai bagian dari program Kampus Berdampak yang menekankan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial.

"Melalui kolaborasi dengan pesantren, UTM menunjukkan upaya nyata dalam membangun jejaring internasional yang tetap berpijak pada penguatan komunitas lokal," ungkap Ahmad Cholil.

Dengan terselenggaranya International Friendship Event di Pamekasan, diharapkan terbangun hubungan yang berkelanjutan antara mahasiswa internasional UTM dan lembaga pesantren.