Media Sosial sebagai Sarana Ibadah di Bulan Ramadan
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Media sosial dapat menjadi sarana memperkuat keimanan anak muda selama Ramadan. Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari, Dr. Fatrawati Kumari, M.Hum., dalam acara Nur Ramadan RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menilai kemajuan teknologi tidak selalu berdampak negatif jika digunakan secara bijak. Ramadan dapat menjadi momentum refleksi bagi anak muda untuk mengisi ruang digital dengan konten yang bernilai ibadah.
“Anak muda hari ini hidup berdampingan dengan media sosial, maka puasa juga harus hadir di ruang digital itu,” ujar Dr. Fatrawati Kumari. “Menjaga jempol, mata, dan telinga dari konten negatif merupakan bagian dari kualitas puasa.”
“Puasa mengajarkan kita merasakan apa yang dirasakan orang-orang yang kurang mampu,” katanya. “Dari situ tumbuh kepedulian dan semangat berbagi.”
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh ampunan dan pahala yang dilipatgandakan. Namun, pada saat yang sama, perbuatan buruk juga memiliki konsekuensi yang lebih berat jika tidak dijaga.
“Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan membersihkan hati,” ujar Dr. Fatrawati Kumari. “Anak muda tidak perlu khawatir puasanya tidak sempurna, yang penting memulai dengan niat ikhlas dan sungguh-sungguh.”




