Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT G7 untuk Bahas Perang Tarif dan Konflik Global
Sumber Foto: ANTARA News Megapolitan
Agenda Negara

Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT G7 untuk Bahas Perang Tarif dan Konflik Global

Trenton, Kanada (ANTARA) - Sejumlah pemimpin negara telah tiba di Kanada pada Minggu (15/6) untuk menghadiri KTT G7 yang mengusung beragam agenda penting. Pertemuan ini berlangsung di tengah situasi global yang dipengaruhi oleh perang tarif, konflik di Timur Tengah, serta ketegangan yang masih berlangsung di Eropa Timur.

Peserta KTT G7

KTT ini dihadiri oleh tujuh negara anggota G7, yaitu Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat. Selain itu, Uni Eropa diundang sebagai peserta non-enumerated, memungkinkan organisasi tersebut untuk berpartisipasi dalam diskusi. Rusia, yang pernah menjadi anggota, diskors dari G7 pada tahun 2014 menyusul aneksasi Krimea.

Agenda Utama

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, yang menjadi tuan rumah KTT, memiliki tiga agenda utama yang akan dibahas para pemimpin: melindungi masyarakat di seluruh dunia, meningkatkan keamanan energi, dan menciptakan ikatan ekonomi yang lebih kuat. Carney, yang menggantikan Justin Trudeau di awal tahun ini, juga memiliki hak istimewa untuk mengundang negara lain sebagai peserta.

Partisipasi Pemimpin Negara

Beberapa pemimpin negara yang hadir di KTT G7 antara lain:

  • Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya meluncurkan perang dagang dan sedang mempertimbangkan untuk memperbarui kesepakatan perdagangan dengan Kanada.
  • Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, yang melakukan perjalanan pertamanya ke KTT untuk membahas isu-isu dengan Carney.
  • Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, yang telah berpartisipasi dalam pertemuan ketiganya.
  • Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang merupakan pemimpin G7 dengan masa jabatan terlama dan telah mewakili Prancis dalam sembilan pertemuan.
  • Kanselir Jerman yang baru terpilih, Friedrich Merz, yang berupaya memperkuat hubungan dagang dengan AS.
  • Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, dengan fokus mempererat hubungan bilateral dengan Kanada.
  • Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen, sebagai peserta veteran KTT G7.

Kritik terhadap Undangan

Carney juga mengundang Perdana Menteri India, Narendra Modi, meskipun undangan tersebut menuai kritik karena sebelumnya Trudeau menuduh Modi terlibat dalam kasus pembunuhan seorang separatis Sikh-Kanada. Namun, Carney menekankan pentingnya ekonomi India dan menyatakan bahwa pemimpin India layak untuk hadir di KTT ini.

Undangan Lainnya

Pemimpin lain yang diundang antara lain Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte.

KTT G7 ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Juni dan diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menghadapi tantangan global yang ada.