Pemkab Lebak Jalin Kerja Sama untuk Pelatihan Tenaga Kerja Internasional
Sumber Foto: RRI.co.id
Internasional

Pemkab Lebak Jalin Kerja Sama untuk Pelatihan Tenaga Kerja Internasional

RRI.CO.ID, Lebak - Dalam rangka penjajakan kerjasama pengembangan sumber daya manusia kabupaten Lebak untuk dipersiapkan sebagai tenaga kerja keluar negeri, Pemerintah Kabupaten Lebak diwakili oleh Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, menerima audiensi investor Shankora asal Korea. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Lebak, Rabu, 18 Februari 2026 itu, pihak investor memaparkan skema pelatihan terpadu yang akan dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan.

Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis sekaligus kemampuan komunikasi peserta melalui pelatihan. Pelatihan akan difokuskan pada keterampilan sebagai pengemudi kendaraan alat berat, khususnya sopir bus dan truk.

Profesi tersebut dinilai memiliki peluang kerja yang cukup besar di pasar internasional, terutama di sejumlah negara yang membutuhkan tenaga kerja terampil. Skema pelatihan dirancang secara bertahap agar peserta benar-benar siap sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Hanggaritsa Direktur Shankara menyampaikan, tahapan awal akan difokuskan pada penguatan kemampuan bahasa asing. "Peserta akan menjalani pelatihan bahasa asing selama enam bulan sebagai bekal komunikasi di negara tujuan. Kemampuan bahasa dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran kerja dan adaptasi di lingkungan baru," ujarnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan bahasa, peserta akan mengikuti pelatihan keterampilan (skill) selama tiga bulan. "Pada tahap ini, peserta akan dibekali kemampuan teknis mengemudi kendaraan besar sesuai standar internasional.

Dengan demikian, total durasi pelatihan yang akan dijalani peserta mencapai sekitar sembilan bulan,"kata Hanggaritsa.

Waktu tersebut disiapkan guna memastikan para peserta memiliki kompetensi teknis dan kesiapan mental yang matang. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Lebak. “Kami menyambut baik rencana kerja sama ini karena menjadi peluang besar bagi generasi muda Lebak untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri,” ujar Amir Hamzah.

Ia menegaskan peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, pelatihan yang terstruktur dan terarah akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Program ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak anak-anak muda Kabupaten Lebak yang memiliki keterampilan, kompetensi, serta keberanian untuk bersaing di tingkat global,” ucapnya.

Ia menekankan Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan investor dinilai penting untuk menciptakan SDM unggul dan berdaya saing. Kedepan diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan investor dalam mencetak tenaga kerja profesional asal Lebak yang siap bersaing di pasar kerja internasional serta membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.