Pengamanan Tamu Negara dalam KTT AIS 2023 di Bali
Denpasar (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah mempersiapkan pengamanan bagi tamu negara yang hadir dalam agenda di luar jadwal Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.
Komandan Sub Satgas Cadangan, Letkol Inf M. Adriansyah, mengungkapkan bahwa Sub Satgas Cadangan ini berada di bawah Komando Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil). Tugas utama dari Sub Satgas Cadangan adalah melaksanakan pengamanan pada Ring 2 dan Ring 3 bagi para tamu negara serta pasangan mereka di berbagai lokasi kegiatan di luar jadwal KTT AIS Forum 2023.
Letkol Inf M. Adriansyah menjelaskan bahwa Sub Satgas Cadangan dibagi menjadi 11 Pasukan Inkognito yang dipimpin oleh masing-masing Komandan Komplek (Danplek). Dalam pelaksanaan tugas, para personel akan mengenakan pakaian batik di Ring 2, sementara di Ring 3, mereka akan menggunakan pakaian dinas bersenjata lengkap.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan sambil menunggu perintah dari Komandan Satgas Pamwil. Para personel Sub Satgas Cadangan akan siap siaga dan melakukan latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) dengan berbagai perlengkapan yang dimiliki oleh Satuan Tempur dan Bantuan Tempur di Bali, seperti Yonif Raider 900/SBW, Yonif Mekanis 741/GN, Yonzipur 18/YKR, dan Denkav 4/SP," kata Letkol Adriansyah.
Selain dilengkapi dengan senjata perorangan, Sub Satgas Cadangan juga didukung oleh 30 unit kendaraan truk pengangkut personel yang disiapkan oleh unsur pendukung Banmin. Apabila dibutuhkan, Sub Satgas Cadangan akan menerima perintah langsung dari Asisten Operasi Satgas Pamwil melalui Radio atau Handy Talkie (HT), dan personel akan segera bergerak menuju sasaran.
Letkol Adriansyah, yang juga menjabat sebagai Dansecaba Rindam IX/Udayana, berharap agar KTT AIS Forum 2023 dapat berjalan lancar hingga akhir kegiatan, sehingga para tamu negara merasa nyaman selama mengikuti acara internasional di Bali. Hal ini diharapkan dapat memberikan apresiasi positif serta dampak baik bagi pariwisata di Bali.




