Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Malinau: Pameran dan Seminar Dukung Ekonomi Lokal
RRI.CO.ID, Malinau – Peringatan Hari Desa Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 di Malinau diisi dengan dua agenda utama, yakni pameran produk desa dan seminar nasional Hari Desa. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Ulung Buaya Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang.
Kedua agenda tersebut dinilai strategis dalam mendorong kebangkitan ekonomi desa dan penguatan otonomi desa. Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang mengatakan, melalui kegiatan ini, desa didorong sebagai objek pembangunan, sekaligus pelaku utama penggerak ekonomi lokal.
“Pameran produk desa merupakan simbol kebangkitan ekonomi desa,” ujarnya saat membuka peringatan Hari Otonomi Desa di di Malinau, Rabu (28/1/2026). Pameran desa diagendakan berlangsung hingga Jumat (30/1/2026).
Zainal melanjutkan, seminar nasional Hari Desa digelar sebagai ruang pertukaran ide dan gagasan lintas pemangku kepentingan. Forum ini dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.
Menurut Gubernur Kaltara, seminar nasional tersebut menjadi wadah merumuskan langkah bersama agar otonomi desa tidak berhenti pada aspek administrasi semata. Otonomi desa harus menjadi instrumen dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan lokal.
“Melalui forum ini, kita duduk bersama untuk memastikan otonomi desa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat desa,” katanya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional juga menjadi ruang konsolidasi pemerintah desa. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.
Pantauan RRI, pameran produk desa menghadirkan 36 stan pameran, yang menampilkan berbagai produk unggulan desa, mulai dari produk olahan, kerajinan, hingga inovasi berbasis potensi lokal. Sementara seminar nasional menghadirkan pembahasan strategis terkait pembangunan desa berkelanjutan.
Peringatan Hari Desa Nasional 2026 diharapkan memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Desa diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya untuk Indonesia yang lebih kuat.




