Potensi Lima Negara Bergabung dengan AFF Jika Piala AFF Menjadi Agenda Resmi FIFA
Piala AFF, turnamen sepak bola yang diadakan di Asia Tenggara, berpotensi menarik perhatian lebih banyak tim internasional jika dimasukkan ke dalam agenda resmi FIFA. Pernyataan ini muncul setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri leg kedua final Piala AFF 2022 antara Thailand dan Vietnam pada 16 Januari 2023. Dalam kesempatan tersebut, Infantino menyatakan bahwa ia mempertimbangkan untuk menjadikan Piala AFF sebagai salah satu turnamen yang diakui secara resmi oleh FIFA.
Saat ini, hanya ada dua turnamen di Asia yang terdaftar dalam agenda resmi FIFA, yaitu Piala Asia dan Piala Dunia FIFA. Jika Piala AFF juga diakui, hal ini akan memberikan implikasi signifikan bagi tim-tim yang berpartisipasi, terutama dalam hal peningkatan poin ranking FIFA. Berikut adalah lima negara yang siap bergabung dengan AFF jika Piala AFF menjadi bagian dari jadwal resmi FIFA:
1. India
India telah menunjukkan minat untuk meninggalkan Federasi Sepakbola Asia Selatan (SAFF) dan bergabung dengan AFF. Pihak berwenang sepakbola India merasa bahwa kompetisi di SAFF tidak cukup menantang. Saat ini, India berada di urutan ke-102 dalam ranking dunia.
Sekjen Asosiasi Sepakbola India (IAFF) Kushal Das menyatakan, "Tujuan kami pindah ke AFF adalah untuk memberikan tantangan yang lebih baik bagi tim nasional kami. Respons dari AFF sangat positif, namun kami terjebak dalam situasi pandemi Covid-19. Ketika AFF menerima permintaan kami, kami akan berpartisipasi secara serius dalam kompetisi mereka."
2. Australia
Australia juga menunjukkan ketertarikan untuk berpartisipasi dalam Piala AFF jika turnamen tersebut dimasukkan dalam agenda FIFA. Dengan perolehan poin dari turnamen ini, Australia berharap dapat meningkatkan posisinya di ranking FIFA. Saat ini, Australia berada di peringkat ke-27 dunia dan memiliki potensi untuk naik lebih tinggi.
Australia telah menjadi anggota AFF sejak 2013, meskipun belum pernah berpartisipasi dalam Piala AFF senior. Keikutsertaan mereka dalam turnamen ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kompetisi di kawasan tersebut.
3. Negara Lain yang Menarik Perhatian
Sementara India dan Australia menjadi dua negara yang paling menonjol, ada beberapa negara lain yang juga menunjukkan minat untuk bergabung dengan AFF jika Piala AFF diakui oleh FIFA. Negara-negara tersebut akan mendapatkan keuntungan dari partisipasi dalam turnamen yang lebih kompetitif dan berpotensi memperbaiki ranking mereka di level internasional.
Kesimpulan
Dengan kemungkinan Piala AFF menjadi bagian dari jadwal resmi FIFA, ini dapat membuka peluang bagi lebih banyak negara untuk berpartisipasi dan meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola di Asia Tenggara. Hal ini juga akan berdampak positif bagi perkembangan sepak bola di kawasan tersebut, dengan harapan dapat meningkatkan daya saing tim-tim di tingkat global.




