Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Agenda Lawatan Perdana ke Luar Negeri
Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan agenda lengkap lawatan perdananya ke luar negeri sebagai Kepala Negara. Dalam kunjungan ini, Prabowo akan bertemu dengan para pemimpin negara dan berpartisipasi dalam beberapa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).
Dalam pernyataannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Jumat, Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan pertamanya adalah memenuhi undangan dari Presiden Republik Rakyat Tiongkok. Setelah dari Beijing, ia akan langsung terbang ke Washington, D.C. untuk memenuhi undangan dari Presiden Amerika Serikat.
Setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Amerika Serikat, Presiden RI dijadwalkan untuk menghadiri dua KTT penting, yaitu KTT APEC yang akan berlangsung di Lima, Peru, dan KTT G20 di Brasil.
Usai kunjungan di Brasil, Prabowo berencana melakukan lawatan tambahan untuk bertemu dengan kepala negara lainnya, termasuk Perdana Menteri Kerajaan Inggris, Keir Starmer. Selain itu, ia juga menyebutkan kemungkinan mampir di beberapa negara di Timur Tengah dalam perjalanan kembali ke Indonesia.
Dalam lawatan pertamanya ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono, dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Beberapa anggota Kabinet Merah Putih lainnya turut hadir untuk melepas keberangkatan Presiden, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Polkam Budi Gunawan, dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Prabowo menekankan pentingnya kunjungan ke luar negeri ini dalam konteks nilai strategis, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi Indonesia. Dalam arahannya pada pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, ia menyatakan, "Hal-hal ini (kunjungan ke luar negeri) tidak bisa saya hindari karena semua punya nilai strategis, juga berhubungan dengan keadaan ekonomi kita."




