Presiden SBY Rencanakan Penyerahan Dokumen Kenegaraan dan Agenda Pribadi ke Arsip Nasional
Sumber Foto: detikNews
Agenda Negara

Presiden SBY Rencanakan Penyerahan Dokumen Kenegaraan dan Agenda Pribadi ke Arsip Nasional

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana untuk menyerahkan sekitar 26 data kenegaraan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yang terdiri dari lebih dari 2.000 buku. Selain itu, ada kemungkinan beliau juga akan menyerahkan agenda pribadi selama menjabat sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara.

Staf Khusus Presiden bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat, Heru Lelono, menjelaskan bahwa SBY dikenal sebagai pribadi yang suka menulis. Agenda pribadi tersebut mencakup ide-ide awal program, catatan pertemuan, dan hal-hal penting lainnya. Penyerahan dokumen ini diharapkan dapat mencegah kasus hilangnya dokumen penting, seperti Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Tujuan dari penyerahan dokumen ini juga adalah untuk memberikan kesempatan kepada Presiden selanjutnya, Joko Widodo (Jokowi), untuk mengambil pelajaran dari catatan selama masa kepemimpinan SBY. Dokumen yang akan diserahkan tidak hanya mencakup keputusan presiden dan instruksi, tetapi juga notulen rapat dan rekaman rapat kabinet.

Rincian Dokumen yang Diserahkan

  • UU, AMPRES, PERPPU, KEPPRES Grasi, Ekstradisi, Naturalisasi: 230 buku + CD
  • Semua Peraturan Pemerintah: 220 buku + softcopy
  • Perpres, Keppres Ratifikasi, Keppres Pembentukan Tim/Panitia, Perjalanan Luar Negeri: 140 buku + softcopy
  • Keppres pejabat negara dan Surat Presiden tentang Gelar, Tanda Jasa, dan TNI/Polri: 306 buku + softcopy
  • Semua Instruksi Presiden: 55 buku + softcopy
  • Ratifikasi Perangkat Hukum dan Perjanjian Internasional: 605 buku + softcopy
  • Memorandum of Understanding dengan Negara Lain: 605 buku + softcopy
  • Agreement di lingkungan ASEAN dan di luar ASEAN: 605 buku + softcopy
  • Surat resmi Presiden untuk kalangan luar negeri: 80 buku
  • Pidato Presiden di dalam negeri/luar negeri: 231 buku + softcopy
  • Naskah resmi RPJM, RKP, APBN & APBNP: 205 buku
  • Dokumen khusus (Helsinki Agreement, Geneva, CTF, MP3EI, dll): 10 buku + softcopy
  • Himpunan Pidato Presiden SBY: 245 buku
  • Buku Tematik Presiden SBY: 140 buku + softcopy
  • Sertifikat penghargaan untuk Presiden SBY: 5 buku + softcopy + fisik
  • Terjemahan Pidato Tamu Negara: 1 buku
  • Kumpulan Foto Dokumentasi Kegiatan Presiden SBY: 212 buku
  • Rekaman Video Kegiatan Presiden: dalam proses penggandaan
  • Risalah Sidang Kabinet: 41 buku
  • Jadwal Kenegaraan Presiden SBY selama 10 tahun: 20 buku

Penyerahan dokumen ini merupakan langkah penting untuk menjaga sejarah dan transparansi pemerintahan, serta sebagai rekaman pertanggungjawaban tugas yang disusun oleh seluruh jajaran staf Presiden.