RUPS WTON 2026: Tujuh Agenda Strategis untuk Pemegang Saham
Sumber Foto: Liputan6.com
Agenda Utama

RUPS WTON 2026: Tujuh Agenda Strategis untuk Pemegang Saham

Agenda Nasional - Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 pada 13 Mei 2026. Agenda ini menjadi forum penting bagi para pemegang saham untuk mengambil sejumlah keputusan strategis perusahaan.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (15/4/2026), RUPST akan berlangsung pukul 14.00 WIB di Gedung WIKA Tower 2 lantai 17, Jalan DI Panjaitan Kav. 9-10, Jakarta. Sementara itu, pemegang saham yang berhak menghadiri rapat ditetapkan dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 13 April 2026.

Dalam RUPST tersebut, perseroan menetapkan tujuh agenda utama yang akan dibahas dan dimintakan persetujuan dari pemegang saham. Agenda pertama adalah persetujuan laporan tahunan, termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.

Selain itu, perseroan juga akan meminta pengesahan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Dalam agenda ini juga termasuk pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja mereka sepanjang tahun buku tersebut.

Agenda kedua mencakup penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025. Keputusan ini biasanya berkaitan dengan pembagian dividen maupun alokasi laba ditahan guna mendukung ekspansi bisnis.

Selanjutnya, agenda ketiga adalah penetapan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2026.

Pada agenda keempat, perseroan akan menetapkan gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan bagi Direksi serta Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026. Selain itu, akan dibahas pula remunerasi berbasis kinerja untuk tahun buku 2025.

Agenda kelima adalah persetujuan perubahan anggaran dasar perseroan. Perubahan ini umumnya dilakukan untuk menyesuaikan dengan regulasi terbaru maupun kebutuhan pengembangan bisnis perusahaan.

Perubahan Manajemen hingga Rencana Jangka Panjang

Dalam agenda keenam, pemegang saham akan diminta menyetujui pendelegasian kewenangan terkait persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 kepada pihak yang ditunjuk dalam RUPS.

Sementara itu, agenda ketujuh mencakup persetujuan perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris perseroan. Agenda ini menjadi salah satu poin krusial yang berpotensi memengaruhi arah strategis perusahaan ke depan.

Melalui RUPST ini, WTON diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan serta menetapkan langkah strategis untuk menjaga kinerja di tengah dinamika industri konstruksi.