Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Kendal, Pertumbuhan Ekonomi Capai 8,84%
Sumber Foto: RRI.co.id
Ekonomi

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Kendal, Pertumbuhan Ekonomi Capai 8,84%

RRI.CO.ID, Kendal - Kepemimpinan Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari dan wakilnya, H. Benny Karnadi yang dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 sudah genap satu tahun. Pemerintah Kabupaten Kendal terus berkomitmen memberikan yang terbaik melalui berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kendal.

Pemkab Kendal terus melakukan pembenahan di segala sektor, khususnya di sektor perekonomian, infrastruktur, dan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan serta sosial. Pembenahan dilakukan dengan tujuan menjadikan Kabupaten Kendal yang semakin “Maju, Sejahtera, Adil, Makmur, Lestari dan Berkelanjutan”. Hal ini sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Kendal 2025-2030.

Pada pembangunan Ekonomi, Kabupaten Kendal menunjukkan perkembangan yang signifikan, hal tersebut selaras dengan visi Indonesia maju yang menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8%, hilirisasi industri, dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang unggul.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada triwulan III Tahun 2025 y-o-y mencapai 8,84%, meningkat dari tahun 2024 yang sebesar 5,42%.

Penyumbang tertinggi dari capaian tersebut adalah dari sektor industri, yang pada tahun 2025 Kabupaten Kendal sudah terdapat 258 perusahaan, yang sebagian besar berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Kendal. Pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi dibanding nasional dan provinsi yang masing-masing sebesar 5,04% dan 5,37%.

Salah satu pendukung tingginya pertumbuhan ekonomi ini adalah capaian realisasi investasi, yang pada tahun 2025 sebesar Rp. 15,85 Triliun Ini merupakan nilai investasi tertinggi di Jawa Tengah.

Pj. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut mempunyai multiplier effect yang tinggi terhadap sektor yang lain. Yaitu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 mencapai 4,60%, angka tersebut menurun dari tahun 2024 sebesar 5,01%.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tersebut, tentunya berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kendal. "Tingkat Kemiskinan Kabupaten Kendal Tahun 2025 mencapai 8,40%, angka tersebut menurun dari tahun 2024 sebesar 9,35%," jelasnya.

Dikatakan, beberapa program pemerintah dalam rangka mendukung penurunan angka kemiskinan antara lain peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, serta penguatan perlindungan sosial. Juga kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai stakeholder terus didorong mulai dari dunia usaha, baznas dan akademisi.