Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Presiden Prabowo Capai 79,9 Persen di Awal 2026
JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto pada awal tahun ini mencapai 79,9 persen.
Angka tersebut merupakan hasil survei dari lembaga riset Indikator Politik pada Januari 2026.
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu mengatakan, tingkat kepuasan tersebut sejalan dengan berbagai program ekonomi yang dijalankan oleh presiden.
Bahkan, berdasarkan catatannya hasil ini lebih baik dibandingkan tingkat kepuasan tahun pertama presiden-presiden sebelumnya.
"Tingkat kepuasan Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen dengan tren kondisi ekonomi dipandang terus membaik," kata dia dalam OJK Institute Webinar Outlook Ekonomi di Tahun 2026, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, alasan masyarakat merasa puas dengan kinerja presiden Prabowo karena berbagai program yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
Program-program andalan tersebut adalah bantuan sosial (bansos) hingga Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, program kerja pemerintahan Prabowo juga dinilai apik.
Khusus untuk program MGB, ia bilang, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 72,8 persen.
Di sisi lain, untuk mendorong pertumbuhan dapat mencapai lebih dari 5 persen, masi terdapat banyak ruang yang perlu diperbaiki.
"Namun masih terdapat ruang peningkatan untuk perbaikan dan PR yang harus diselesaikan kalau kita berharap mau tumbuh di atas 5 persen," ungkap dia.
Ia memerinci, beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan lima tahun ke depan misalnya adalah menekan harga bahan pokok, pemberantasan korupsi, hingga penyediaan lapangan kerja.
Sebagai informasi, tingkat kepuasan kinerja Prabowo tersebut merupakan gabungan dari jawaban sangat puas sebanyak 13 persen dan jawaban cukup puas sebanyak 66,9 persen.
Sementara itu, sebanyak 17,2 responden menilai kinerja Presiden Prabowo kurang memuaskan dan sebanyak 2,2 persen tidak puas sama sekali. Sedangan sebanyak 0,8 persen responden tidak menjawab.
Dari jumlah responden yang merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo, alasan yang mendominasi adalah karena pemberantasan korupsi sebanyak 17,5 persen, disusul dengan alasan sering memberikan bantuan dengan 15,6 persen.
Alasan program MBG muncul dengan persentase 8,4 persen dan alasan lainnya sebanyak 27,3 persen.




