Menteri Ekraf dan HIPPI Jalin Kerja Sama Perkuat Ekonomi Kreatif
Sumber Foto: indoposco.id
Ekonomi

Menteri Ekraf dan HIPPI Jalin Kerja Sama Perkuat Ekonomi Kreatif

Home

Nasional

Megapolitan

Nusantara

Internasional

Ekonomi

Olahraga

Gaya Hidup

Multimedia

Disway

Koran

Indeks

Home Nasional

Menteri Ekraf dan HIPPI Bahas Kolaborasi Strategis Perkuat Ekonomi Kreatif Nasional

Editor Nelly Marinda Situmorang

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:12

in Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi jajaran pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (19/2/2026). istimewa

Share on Facebook Share on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membahas peluang sinergi penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI). Momentum audiensi dengan jajaran pengurus HIPPI dilakukan di Autograph Tower, Jakarta pada Kamis, (19/2/ 2026).

Selain itu pertemuan juga menyoroti penguatan kapasitas UMKM berbasis kekayaan intelektual, perluasan jejaring usaha, serta penguatan akses pembiayaan dan komersialisasi produk kreatif nasional sebagai upaya memperbesar nilai tambah ekonomi.

Baca Juga:

Terapkan ASN WFH, Menag: Layanan Publik Tetap Optimal

Libur Panjang Wafat Yesus Kristus dan Hari Paskah, KAI: 76,9 Persen Tiket Terjual

Prajurit TNI Gugur saat Misi Perdamaian, DPD RI: Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

“Prinsipnya sama, kita melihat ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang dimulai dari daerah. Potensi anak muda tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tugas kita bersama adalah mengangkat local hero menjadi national champion dan menembus pasar global,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ekraf Teuku Riefky menegaskan bahwa pemerintah tengah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai strategi transformasi ekonomi nasional berbasis inovasi, talenta, dan kekayaan intelektual. Ia menekankan bahwa pengembangan sektor ini harus dimulai dari daerah dengan memaksimalkan potensi talenta lokal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan sektor kreatif perlu dilakukan melalui pendekatan hexahelix dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, serta lembaga keuangan. Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui pilot project, kurasi bersama, serta skema pendampingan pembiayaan agar usaha berbasis kekayaan intelektual semakin bankable dan dipercaya oleh lembaga keuangan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Komunitas dan asosiasi seperti HIPPI memiliki jaringan kuat di daerah. Ekosistemnya harus kita siapkan bersama agar pembiayaan terhadap sektor kreatif semakin terbuka,” jelasnya.

Sebagai organisasi yang berdiri sejak 17 Agustus 1976, HIPPI saat ini memiliki jaringan di 22 provinsi dengan sekitar 8.000 anggota aktif yang mayoritas merupakan pelaku UMKM, dengan hampir 50 persennya bergerak di sektor industri kreatif. Dalam audiensi tersebut, HIPPI memperkenalkan program kerja serta menawarkan kolaborasi strategis dengan Kementerian Ekraf.

Ketua Umum HIPPI Erik Hidayat menegaskan bahwa organisasinya mengusung semangat kepentingan nasional dan ekonomi kebangsaan. Sementara itu, Ketua Bidang Ekraf dan Digital HIPPI, Joshua P.M. Simanjuntak, memaparkan kerangka kolaborasi 3C (Competency, Connectivity, Commercialization) yang digagas HIPPI untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

“Jika sumber daya alam bisa habis, kreativitas tidak akan pernah habis. Karena itu kami ingin melihat ekonomi kreatif berkembang secara berkelanjutan di Indonesia. HIPPI siap berkolaborasi dan membuat program bersama agar pelaku UMKM kreatif semakin kuat dan naik kelas,” ujar Erik.

“Kami hadir untuk berselaras dengan visi pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Banyak usaha anggota kami berbasis kekayaan intelektual yang perlu diberi nilai tambah agar terkonversi menjadi nilai ekonomi. Melalui pendekatan hexahelix, kami ingin menjembatani hulu hingga hilir—mulai dari peningkatan kompetensi, perluasan jejaring, hingga komersialisasi produk agar berkontribusi nyata terhadap ekonomi nasional,” sambung Joshua. (ney)

Tags: Ekonomi Kreatif Nasional HIPPI Kolaborasi Menteri Ekraf

Berita Terkait.

Nasional

Terapkan ASN WFH, Menag: Layanan Publik Tetap Optimal

Kamis, 2 April 2026 - 23:42

Nasional

Libur Panjang Wafat Yesus Kristus dan Hari Paskah, KAI: 76,9 Persen Tiket Terjual

Kamis, 2 April 2026 - 22:49

Nasional

Prajurit TNI Gugur saat Misi Perdamaian, DPD RI: Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

Kamis, 2 April 2026 - 20:03

Nasional

1.000 CPMI Hospitality Berangkat ke Bulgaria, Ini Pesan Menteri P2MI

Kamis, 2 April 2026 - 19:07

Nasional

Bentuk Timsus Lidi Bersih, Pengamat: Cermin Lemahnya Pengawasan di Internal Kementerian

Kamis, 2 April 2026 - 18:16

Nasional

Korupsi PGN Rp246 Miliar Disidang, Mantan Dirut Hendi Prio Jadi Terdakwa

Kamis, 2 April 2026 - 18:07

BERITA POPULER

Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

1087 shares

Share 435 Tweet 272

Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

912 shares

Share 365 Tweet 228

DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

795 shares

Share 318 Tweet 199

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

695 shares

Share 278 Tweet 174

Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

691 shares

Share 276 Tweet 173

Redaksi

Iklan

Pedoman Media Siber

Standar Perlindungan Wartawan

Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.