Transformasi Pasar Kerja: 8% Pekerjaan Terancam Hilang Menjelang 2030
Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar tenaga kerja global diproyeksikan memasuki fase transformasi besar dalam empat tahun ke depan. Laporan terbaru World Economic Forum (WEF) memperkirakan pertumbuhan pekerjaan global mencapai 14% pada 2030. Namun di saat yang sama, sekitar 8% pekerjaan diprediksi akan lenyap akibat disrupsi teknologi dan perubahan struktur ekonomi.
Perubahan ini disebut sebagai konsekuensi tak terhindarkan dari percepatan digitalisasi dan otomatisasi di berbagai sektor industri. WEF menekankan bahwa meski secara bersih jumlah pekerjaan masih bertambah, jutaan pekerja tetap menghadapi risiko kehilangan mata pencaharian jika gagal beradaptasi.
"Pengembangan keterampilan akan menjadi faktor penentu untuk membantu pekerja bertransisi ke peran-peran baru yang dibentuk oleh permintaan pasar tenaga kerja yang terus berkembang," tulis WEF dalam laporannya, dikutip Minggu (8/2/2026).
Transformasi Keterampilan Jadi Kunci
Laporan yang turut dikutip Gulf News menyebutkan bahwa pada 2030 sekitar 39% keterampilan inti pekerja diperkirakan akan berubah. Angka ini menunjukkan skala transformasi kompetensi yang sangat signifikan dalam waktu relatif singkat.
Perubahan tersebut menegaskan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga kerja di seluruh dunia. Upskilling dan reskilling menjadi strategi utama agar pekerja tetap relevan menghadapi tuntutan pasar yang terus berkembang.
Baca Juga
Mau Punya Alfamart Sendiri? Cek Biaya & Balik Modal 2026
Kata IDAI Usai Pemecatan Dokter Jantung Anak Piprim Oleh Menkes
MBG Distop Sementara saat Awal Ramadan dan Libur Idulfitri
Next article →




