Pendekatan Kesehatan Beralih ke Pencegahan Melalui Personalized Medicine
Editor Ali Rachman
Jumat, 20 Februari 2026 - 16:46
in Gaya Hidup
Healthy Talk bertepatan dengan perayaan Imlek 2026 membahas soal personalized medicine di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur baru-baru ini. Foto: Dokumentasi pribadi
Share on Facebook Share on Twitter
INDOPOSCO.ID – Ilmu kedokteran dunia kini memasuki era personalized medicine. Dalam era baru ini, sistem pencegahan dan terapi kesehatan dirancang khusus sesuai dengan profil biologis unik setiap individu.
Personalized medicine merupakan pendekatan medis modern yang menyesuaikan pencegahan, diagnosis, dan pengobatan berdasarkan profil genetik, lingkungan, serta gaya hidup unik setiap individu.
Baca Juga:
Jung E Chan dan Joo Se Bin Semakin Dekat dalam Drama Doctor Shin
Aktris Moon Geun Young Tampilkan Perubahan Penampilan Usai Sembuh dari Penyakit Langka
Lee Hyori Kembali Mengajar Yoga, Lee Sang Soon Aktif Siaran Lagi Usai Masa Berkabung
Dokter spesialis forensik Jefman Efendi Marzuki HY, mengatakan pemeriksaan genomik kini tidak lagi sebatas penelitian atau teknologi masa depan. Menurutnya, tes genetik sudah mulai berperan membantu masyarakat memahami risiko penyakit sebelum gejala muncul.
“Dengan pemeriksaan genomik, seseorang dapat mengetahui kecenderungan risiko penyakit seperti kanker, penyakit jantung, hingga gangguan metabolik. Ini membuka peluang intervensi dini yang jauh lebih efektif,” kata Jefman, dalam sesi Healthy Talk pada perayaan Imlek, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Ia menambahkan, pendekatan kesehatan modern kini beralih dari kuratif menjadi preventif. Artinya, masyarakat tidak lagi menunggu sakit untuk memeriksakan diri, melainkan mulai memanfaatkan teknologi untuk menjaga kesehatan sejak awal.
Fenomena itu turut mendorong transformasi layanan laboratorium medis. Direktur Bisnis Laboratorium Medis CITO Badru Rochmat, menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor utama evolusi layanan kesehatan.
Menurut Badru, masyarakat modern menuntut layanan yang lebih cepat, personal, dan berbasis teknologi digital.
“Kebutuhan pasien kini berubah. Mereka ingin layanan yang akurat, praktis, dan relevan dengan kebutuhan nyata,” ucapnya.
Badrun menegaskan integrasi teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan layanan digital, menjadi langkah penting untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di masa depan. (dan)
Tags: forensik Jefman Efendi Marzuki HY kesehatan medis
Berita Terkait.
Gaya Hidup
Jung E Chan dan Joo Se Bin Semakin Dekat dalam Drama Doctor Shin
Sabtu, 18 April 2026 - 17:07
Gaya Hidup
Aktris Moon Geun Young Tampilkan Perubahan Penampilan Usai Sembuh dari Penyakit Langka
Sabtu, 18 April 2026 - 15:45
Gaya Hidup
Lee Hyori Kembali Mengajar Yoga, Lee Sang Soon Aktif Siaran Lagi Usai Masa Berkabung
Sabtu, 18 April 2026 - 14:14
Gaya Hidup
Begini Jawaban Tegas Jin BTS Soal Peluang Berkarier di Dunia Akting
Sabtu, 18 April 2026 - 06:23
Gaya Hidup
HYBE, SM, JYP dan YG Bersatu Garap Festival Global “Phenomenon”
Sabtu, 18 April 2026 - 04:01
Gaya Hidup
Jiyeon T-ARA Jadi Sorotan, Penampilan Terbaru yang Terlalu Kurus Picu Perdebatan
Sabtu, 18 April 2026 - 02:19




